Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi, Puskesmas Nguling Sepakati Komitmen Alur Rujukan KIBBL di Watuprapat - PUSKESMAS NGULING Kabupaten Pasuruan

Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi, Puskesmas Nguling Sepakati Komitmen Alur Rujukan KIBBL di Watuprapat

33x dibaca    2026-06-29 10:30:00    Administrator

Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi, Puskesmas Nguling Sepakati Komitmen Alur Rujukan KIBBL di Watuprapat

PASURUAN. Nguling Dalam upaya menekan angka kematian ibu dan bayi serta memberikan kepastian pelayanan kesehatan, Puskesmas Nguling menggelar kegiatan Diseminasi dan Penandatanganan Komitmen Alur Rujukan Kesehatan Ibu dan Bayi Baru Lahir (KIBBL). Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Senin, 29 Juni 2026, bertempat di Balai Desa Watuprapat.


Acara penting ini dihadiri oleh jajaran perangkat desa, kader kesehatan, tokoh masyarakat, serta tenaga medis dari Puskesmas Nguling yang berkomitmen penuh dalam mengawal kesehatan ibu hamil dan buah hati.


Jalannya Acara: Dari Sosialisasi hingga Penandatanganan Komitmen

Kegiatan diawali dengan penuh khidmat melalui menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, yang membakar semangat kebersamaan seluruh peserta yang hadir.


Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi pengarahan dari Kepala Desa Watuprapat dan Plt. Kepala Puskesmas Nguling, kedua pimpinan tersebut menekankan betapa pentingnya sinergi antara pihak desa dan fasilitas kesehatan agar penanganan kegawatdaruratan ibu dan bayi dapat dilakukan secara cepat dan tepat.


Memasuki acara inti, tim Puskesmas Nguling memberikan sosialisasi mendalam mengenai alur rujukan Kesehatan Ibu dan Bayi Baru Lahir (KIBBL). Petunjuk teknis ini dipaparkan secara jelas agar seluruh elemen masyarakat memahami ke mana dan bagaimana prosedur yang benar saat menghadapi situasi persalinan maupun kondisi darurat.


Sebagai bentuk keseriusan bersama, acara dilanjutkan dengan:


Pembacaan Komitmen Bersama oleh seluruh lintas sektor yang hadir.


Penandatanganan Dokumen Alur Rujukan sebagai bukti legalitas dan tanggung jawab bersama dalam mengawal keselamatan warga.


Kegiatan yang berjalan lancar ini kemudian ditutup dengan pembacaan do'a bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat, memohon keselamatan dan kelancaran bagi seluruh program kesehatan di Desa Watuprapat.


"Plt. kepala Puskesmas Nguling dr. Nis Cahyono mengatakan. Melalui kegiatan diseminasi dan penandatanganan komitmen ini, diharapkan tidak ada lagi kebingungan di tengah masyarakat mengenai alur rujukan kesehatan ibu dan bayi baru lahir. Ketika semua pihak paham jalur yang harus ditempuh, pertolongan medis dapat diberikan tanpa menunda waktu."

Dengan adanya alur rujukan yang jelas dan disepakati bersama ini, Desa Watuprapat bersama Puskesmas Nguling siap mewujudkan lingkungan yang lebih aman dan siaga bagi ibu hamil, ibu melahirkan, serta bayi yang baru lahir. 


Editor: Ummul.

Komentar (0)

  1. Belum ada komentar

Tulis Disini