Gak main-main, tim yang turun langsung ke lapangan ini dikomandoi oleh ahlinya, yaitu Mas Riswanda Imawan selaku PJ Surveilans dan Ibu Sri Susriningsih selaku PJ Imunisasi. Tak ketinggalan, Ibu Yetty Khomariyah selaku Bidan Desa Mlaten juga ikut menyisir wilayah untuk memastikan kondisi kesehatan warga.
Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk "jemput bola". Tim ingin memastikan sejauh mana penyebaran virus campak dan memastikan anak-anak yang terdampak mendapatkan penanganan yang tepat. Dengan deteksi dini dan gerak cepat ini, diharapkan:
Kasus tidak bertambah: Memutus rantai penularan agar tidak merembet ke anak-anak lain.
Kesehatan Terjaga: Anak yang sudah terdampak bisa segera pulih dengan pengawasan medis.
Data Akurat: Mengetahui siapa saja yang butuh tambahan imunisasi.
Puskesmas Nguling sadar banget kalau urusan kesehatan nggak bisa dikerjakan sendirian. Makanya, kerja sama dengan seluruh lapisan masyarakatâmulai dari perangkat desa, kader, hingga orang tuaâterus dioptimalkan.
"Kami selalu berusaha bergerak cepat dengan apa pun yang terjadi di wilayah kerja kami. Fokusnya satu: warga sehat, anak-anak ceria," ungkap salah satu tim di lapangan.
Dengan semangat gotong royong ini, harapannya Kecamatan Nguling bisa jadi wilayah yang Sehat, Kuat, dan Tangguh menghadapi berbagai tantangan kesehatan.
Yuk, Bapak/Ibu warga Nguling, jangan ragu untuk lapor ke Bidan Desa atau Puskesmas jika si kecil mengalami gejala demam dan bintik merah. Mari kita jaga lingkungan kita tetap sehat!
Dedi.s


Komentar (0)
Belum ada komentar
Tulis Disini