Cegah Perluasan Kasus DBD, Puskesmas Nguling Laksanakan Penyelidikan Epidemiologi (PE) - PUSKESMAS NGULING Kabupaten Pasuruan

Cegah Perluasan Kasus DBD, Puskesmas Nguling Laksanakan Penyelidikan Epidemiologi (PE)

91x dibaca    2026-01-23 10:00:00    Administrator

Cegah Perluasan Kasus DBD, Puskesmas Nguling Laksanakan Penyelidikan Epidemiologi (PE)

PASURUAN - Menindaklanjuti laporan adanya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) dengan kondisi klinis serius, tim kesehatan Puskesmas Nguling bergerak cepat melakukan Penyelidikan Epidemiologi di wilayah pemukiman warga padahari jum'at tanggal 23 januari 2026.


Langkah taktis ini dipimpin langsung oleh Penanggung Jawab Program DBD Faria Ningsih S.Kep bersama Riswanda Imawan A.Md.Kep selaku Surveilans Puskesmas Nguling. Kegiatan ini merupakan respons cepat (quick response) atas terjadinya kasus DBD


Upaya Memutus Rantai Penularan

Kepala Puskesmas Nguling melalui PJ Surveilans menjelaskan bahwa PE dilakukan untuk memetakan potensi persebaran virus Aedes aegypti di sekitar tempat tinggal penderita. Fokus utama petugas adalah melakukan pelacakan terhadap adanya penderita demam lain di radius 100 meter serta pemeriksaan jentik nyamuk pada tempat penampungan air milik warga.


"Tujuan utama kami adalah memutus rantai penularan sedini mungkin. Kami tidak ingin satu kasus ini berkembang menjadi kejadian luar biasa atau wabah di lingkungan tersebut," ujar PJ Surveilans di sela-sela pemeriksaan lapangan.


Penentuan Tindakan Fogging

Selain melakukan edukasi Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) kepada warga, hasil dari Penyelidikan Epidemiologi ini akan menjadi dasar pengambilan keputusan medis dan teknis selanjutnya. Petugas akan menganalisis data lapangan untuk menentukan apakah wilayah tersebut memenuhi kriteria untuk dilakukan pengasapan atau fogging.


"Fogging bukanlah langkah utama, melainkan tindakan darurat yang harus didasari data. Jika hasil PE menunjukkan adanya penularan setempat atau ditemukan banyak jentik di atas ambang batas, maka tindakan fogging akan segera kami jadwalkan sebagai langkah pengamanan tambahan," tambahnya.


Peran Serta Masyarakat

Pihak Puskesmas juga mengimbau masyarakat untuk tidak hanya mengandalkan fogging, melainkan lebih disiplin dalam menerapkan gerakan 3M Plus (Menguras, Menutup, dan Mendaur ulang barang bekas). Kesadaran warga dalam menjaga kebersihan lingkungan dianggap sebagai kunci utama dalam memerangi DBD di wilayah Nguling.


Hingga berita ini diturunkan, tim Puskesmas masih merampungkan pengolahan data hasil PE untuk segera dikoordinasikan dengan Dinas Kesehatan setempat guna menentukan langkah preventif berikutnya.

#Dedi.s


Komentar (0)

  1. Belum ada komentar

Tulis Disini