Puskesmas Nguling Gelar Bimbingan Teknis Inovasi Dambaan Satria: Dampingi Balita Sakit Jadi Anak Sehat, Kuat, dan Ceria
Pasuruan, 25 Oktober 2025 - Puskesmas Nguling terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan anak melalui berbagai inovasi. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah dengan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Inovasi Dambaan Satria, yang merupakan singkatan dari Dampingi Balita Sakit Jadi Anak Sehat, Kuat, dan Ceria.
Kegiatan ini diikuti oleh tenaga kesehatan dari berbagai lini, termasuk bidan, perawat, dan petugas gizi, dengan tujuan untuk memperkuat kemampuan tenaga kesehatan dalam melakukan deteksi dini dan tata laksana penyakit pada balita secara komprehensif.
Bimtek tersebut disampaikan oleh Bidan Kiki Hikmatul Ijjah, selaku penanggung jawab program Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS) di Puskesmas Nguling. Dalam paparannya, Bidan Kiki menjelaskan bahwa inovasi Dambaan Satria hadir sebagai bentuk komitmen Puskesmas dalam memberikan pelayanan kesehatan yang ramah anak, responsif, dan berkelanjutan.
>Melalui inovasi Dambaan Satria, kami ingin memastikan bahwa setiap balita yang datang ke Puskesmas mendapatkan pendampingan yang optimal. Tidak hanya dalam pengobatan, tetapi juga dalam proses pemulihan hingga anak benar-benar sehat, kuat, dan ceria, ujar Bidan Kiki.
Ia menambahkan bahwa deteksi dini penyakit pada anak menjadi kunci utama dalam mencegah komplikasi dan kematian balita akibat penyakit yang sebetulnya dapat diatasi sejak awal. Dengan penerapan pendekatan MTBS, tenaga kesehatan diharapkan mampu menilai gejala secara menyeluruh, mengidentifikasi tanda bahaya, serta menentukan penanganan dan rujukan yang tepat.
Selain aspek medis, kegiatan Bimtek ini juga menekankan pentingnya pendampingan emosional dan edukasi bagi orang tua atau pengasuh anak. Melalui komunikasi yang baik, keluarga diharapkan dapat memahami kondisi anak, mengikuti anjuran pengobatan, serta menjaga asupan gizi dan kebersihan lingkungan di rumah.
Orang tua memiliki peran besar dalam keberhasilan pemulihan anak. Karena itu, kami mengedepankan pendekatan dampingi, bukan hanya obati. Anak yang didampingi dengan kasih sayang dan edukasi yang tepat akan lebih cepat sembuh dan tumbuh optimal, jelas Bidan Kiki.
Program Dambaan Satria diharapkan menjadi langkah inovatif yang mampu menurunkan angka kesakitan dan kematian balita di wilayah kerja Puskesmas Nguling. Ke depan, kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkelanjutan agar seluruh tenaga kesehatan di wilayah tersebut dapat mengimplementasikan prinsip MTBS dengan lebih baik di lapangan.
Dengan adanya inovasi ini, Puskesmas Nguling berharap dapat mewujudkan generasi penerus yang lebih sehat, kuat, dan ceria sesuai dengan semangat nama program Dambaan Satria itu sendiri.
Rahmasfn- 25/10/2025
Komentar (0)
Belum ada komentar
Tulis Disini